3.11.2016

Talking Behind You

Finally saya ngerombak sedikit tampilang blog saya. Gak terlalu banyak yang dirombak, tapi yang pasti saya cukup puas dengan hasil kerjaan saya sendiri walupun saya harus menghapus cerita-cerita lama saya yang menurut saya ada kesan memori di dalamnya, it doesn't mean i don't wan to keep some memory behind, it just because i would to having some refreshment in my own life.

Nah, kali ini saya mau bahas tentang orang yang suka ngomongin orang. Atau bahasa kerennya "haters". But, i called them "fans". Hahaha




Jaman sekarang gak heran lah ya kalau orang pada kepo. Sebenernya kepo udah ada dari dulu sih, tapi bahasa kepo itu baru muncul bisa dibilang tahun 2010an keatas. CMIIW ya guys :)

Ok gue gak akan bahas masalah kepo, tapi gue mau bahas tentang orang yang ngomongin orang dibelakang diri kita. Gue pribadi terganggu banget dengan orang seperti itu. Kenapa? karena gue lebih suka ngomong langsung daripada ngomong dibelakang. I think semua orang juga lebih suka kayak gitu kan ya. 

Dan gue akan berbagi tips ala gue kalau gue tau ada orang yang ngomongin gue :

1. Gue bakal bodo amat
2. Gue akan tetap baik sama orang itu walaupun gue tau gue tau dia ngomongin gue.
3. Gue intropeksi diri, mungkin gue ada salah sampai itu orang bisa ngomongin gue dibelakang.
4. Kalau udah kelewatan, gue bakal ngajak ngobrol orang yang ngomongin gue.
5. Perbanyak istighfar. Jaman sekarang hal ini wajib banget dilakuin.
6. Gue mencoba menerapkan semua poin diatas kalau itu terjadi sama gue.

Karena kalau ada yang ngomongin lo dibelakang lo, itu tandanya lo ngumpulin pahala lo buat menuju surga, lo berbuat baik aja salah apalagi berbuat gak baik - Teman saya

Selamat sore. Selamat Jumat. Hati-hati dijalan ya :)

Love,

Ajeng

Ps: artikel ini dibuat atas keinginan sendiri tanpa maksud menyindir atau melukai perasaan orang lain.




No comments:

Post a Comment